Sabtu, 05 Oktober 2013

Hari bebas

 

Jum’at, 04 oktober 2013


            Bebasnya hari ini dari jam kuliah tidak bisa dibohongi mendatangkan rasa kebahagiaan luar biasa. Bukan hanya saya tapi semua teman – teman juga bilang begitu dan menunjukkan ekspresi sama. Kuliah hanya menjadi formalitas untuk mendapatkan nilai bagus dari dosen. Al hasil seakan – akan mendapat tekanan saat mendapat tugas darinya.

Hal ini mengingatkan aku pada saat awal – awal berangkat kepulau ini. Keberangkatanku membawa sebuah harapan besar salah satu diantaranya adalah ingin menjadi seorang sarjana kemudian bekerja dan menghasilkan uang banyak. Anehnya dalam fikiranku dulu tidak pernah ada niat untuk belajar dan menuntut ilmu.

Langkah awal adalah langkah yang menjadi penentu langkah – langkah selanjutnya. Tidak ada yang perlu disesalkan ibbarat nasi sudah menjadi bubur tetapi jadikan bubur ini penuh taburan ayam agaar menjadi sepesial.

Beberapa kata kutipan yang saya dapat semasa ospek. Hubunganya dengan sekarang adalah bagaimana seharusnya merealisasikan tujuan awal menjadi sesuatu mempunyai nilai lebih.

Berapa ribu jumlah mahasiswa di Indonesia, dan mereka semua adalah musuh – musuh kita dalam mendapatkan lapangan kerja. Solusi yang munkin dipakai adalah menjadi sesuatu yang berbeda.  Memang sulit melakukan tetapi lebih sulit lagi menciptakan sesuatu yang berbeda dari diri kita. Coba bayangkan seandainya kita semua sama lalu apa yang bisa diharapkan dari individu lain. Bukankah kita semua diciptakan untuk saling melengkapi. Sebuah perenungan membawa diri terbang bersama khayalan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar