Minggu, 06 oktober 2013
Menyalahkan, menuduh, mengumpat orang lain menjadi sesuatu hal yang sangat mudah. Ibarat pepatah gajah dipelupuk mata tak nampak kuman di seberang lautan nampak. saya saat menulis argumen ini mengalir seperti air apalagi berhubungan dengan persoalan sosial yang berujung pada kritik.
Mengkritisi sesuatu yang membangun adalah tindakan baik apalagi bisa memberikan solusi - solusi yang rasional. Ibarat sebuah kaca cermin yang berbanding 180 derajat dari keadaan sebenarnya, apabila yang kita tulis atau ucapkan kontras dengan tingkah laku sehari - hari kita.
Saya cukup bersyukur telah dilahirkan di tanah air tercinta ini. Saat saya melihat acara tv bukan jalan - jalan biasa di TVone episode rohinya di Nyanmar disana digambarkan bagaimana ketidakadilan, pemerintah pada kaum minoritas ( muslim ), umat muslim disana dibantai, diinterfensi, didiskriminasi oleh negaranya sendiri. berbeda banget sama disini, di tanah air ini semua bebas bersuara, tanpa dibayang - bayangi rasa ketakutan.
walaupun tidak dapat dipungkiri semakin banyak yang ngoceh semakin menjadi runyam. Tetapi bukankah ini sudah menjadi hak kodrati manusia sejak lahir.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar