Sabtu, 09 November 2013

PENUH RASA

 

 

Gambar

 

GADIS PANTAI

Pramoedya Ananta Toer

                Kejamnya dunia ini seakan membelenggu bagi orang-orang pinggiran, mereka seakan tersisih dari luasnya kehidupan dunia. Gadis Pantai yang hidupnya terasa nyaman-nyaman saja semua berubah disaat orang tuanya memaksa untuk menikah dengan seorang bangsawan agamis dengan tambahan hurup H.

                Agama bukan dijadikan pencerah umat manusia, melainkan sebuah alat penghakiman dan penghinaan bagi mereka orang-orang yang buta hurup, miskin, tidak melakukan ajaraNya karena tidak tau dan tidak sempat belajar karena sebuah tanggungan beban hidup berat. Keangkuhan dan kesewenang-wenanganya dianggap sebuah kebenaran, dan pembenaran, tidak pernah tahu serta tidak mau tahu kejamnya dunia bagi kaum sudra yang rela meregang nyawa demi mengisi perut yang lapar.

                Hanya karena ketidak beruntungan Gadis Pantai dilahirkan didunia nelayan miskin, dia dijadikan budak seks oleh Bendoro. Pandai membaca kitab, berbahasa Arab, Jawa, Belanda dan katanya haji malah menjadikan dirinya jauh lebih tinggi dari manusia lain, sikap ingin dihormati, dijunjung tinggi, serta perkataannya harus dijadikan sabda bagi mereka yang dibawahnya.

                Gadis Pantai begitu malang nasibnya dulu oleh orang tuanya diserahkan, dipaksa, diikhlaskan dengan harapan tidak menjadi orang susah lagi. Kini kebebasan dan haknya telah dijual pada Bendoronya. Sampai tiba suatu masa dia melahirkan anaknya tetapi pada masa itu pula Gadis Pantai harus dipisahkan dari anaknya, dipisahkan dari kehidupan Bendoronya, dan dibuang kembali pada keluarganya.

                Inilah potret kehidupan bangsa kita masa lalu, mereka dari ras kita sendirilah yang dihormati yang menindas kehidupan kita.

Sebuah sembahan mencium kakinya seribu kali tidak akan pernah cukup selama keinginanya belum terwujud.

 

 

TRANSAKSIONALISASI MASYARAKAT SIPIL

Karya : Andi Widjajanto dkk.

LKIS

Bentuk-bentuk negara terkini didunia adalah monarki dan demokrasi, hanya saja sekarang yang paling populer adalah demokrasi.

 Mengapa demokrasi dianggap menjadi bentuk pemerintahan terbaik? Salah satu fakta yang melatar belakengi ternyata adalah para negara-negara yang non demokrasi “berkembang” melihat bagaimana perkembangan taraf hidup rakyat Amerika yang katanya dianggap lebih baik.

                Semua memang benar tetapi jangan dilupakan juga bahwa AS merdeka sudah cukup lama. Bentuk demokrasi memang cocok untuk negara-negara mayoritas penduduknya produktif dan sadar hukum tinggi. Celakanya negara-negara ketiga yang notabenya kekuatan ekonomi mereka masih lemah atau belum terjadi pemerataan mengubah dirinya menjadi demokrasi.

                Demokrasi tidak hanya pencoblosan saat pemilu tetapi arti sesungguhnya adalah penawaran kebebasan dalam segala aspek. Perdagangan, budaya, pers, teknologi, merupakan sedikit contoh pengaruh yang secara tidak langsung akan mentransformasi sistem terdahulu. Tidak dapat disalahkan pula ketika sudah menjadi kesepakatan bersama yang nyatanya malah tidak menjadikan kebaikan bersama. Kita pernah 32 tahun dalam pangkuan Soeharto dimana hampir seluruh hak perekonomian, stabilitas, dan pembangunan rakyat terjamin, mempunyai konsep yang jelas “repelita” dan juga reallisasinya. Tetapi setelah memasuki era reformasi keadaan itu berubah, indonesia yang mencoba menjadi demokrasi seutuhnya “menjamin kebebasan rakyat” ditandai dengan berkembang pesatnya pertumbuhan media massa. Di sisi lain kemakmuran yang diidambakan oleh para reformis sampai saat ini masih menjadi sebuah “mimpi”.

                Para negara-negara maju akan mendonasikan berapapun dana yang akan dibutuhkan supaya negara-negara non demokratis berubah menjadi demokrasi. Setelah berubah maka akan sangat dengan mudah menjadi daerah pemasaran produk-produknya. Yang lebih sadis lagi mereka akan mengeksploitasi SDAnya karena pada dasarnya mereka masih kekurangan dana untuk operasional negara jadi mau tidak mau penjualan aset simpanan alam itu menjadi solusi cepat akibatnya makin suburlah kapitalis di negara tsb.

                Para organisasi non pemerintah yang seharusnya menjadi pengawal demokrasi malah berbalik arah, karena mereka organisasi non pemerintah pendanaanya juga dari pihak asing. Maka terjadilah dilema apabila mereka bersikukuh meneruskan misinya konsekuensinya pendanaan akan dicabut lalu organisasi berhenti atau memilih menuruti kemauan donatur demi kelangsungan organisasi.

                Ketidakpekaan masyarakat pada intervensi negara asing baik dalam kehidupan sehari-hari atau roda pemerintahan sangat memungkinkan mereka menggiring kita menjadi masyarakat pekerja dan konsumtif. Semua pilihan ada ditangan kita sendiri-sendiri tinggal kita mau tidak berfikir jauh kedepan demi tercapainya kebaikan bersama.

 

THE KAIZEN POWER

Masaaki Imai

                Produk-produk negeri sakura dipasaran internasional tidaklah sedikit mulai peralatan dapur, makanan, otomotif, elektronik dsb. Pernah beberapa tahun lalu dunia mengalami krisis akibat minyak dunia tetapi itu seakan tidak menggoyahkan  posisi perusahaan-perusahaan Jepang dari kancah internasional. Dan inilah hebatnya sebuah Kaizen Power bagi para perusahaan, mereka akan sulit terintregrasi begitu saja tanpa ada persoalan yang benar-benar menghancurkan.

                Kaizen sebenarnya hanyalah sebuah istilah yang dipakai dikalangan perusahaan jepang yang sudah menerapkannya. Pada esensinya adalah penekanan dan pementingan sebuah proses setiap dilakukan produksi. Dalam tradisi kaizen proses sangatlah dihargai dibandingkan dengan melihat hasil. Karena pada proseslah nanti penentuan bagaimana mutu dan kualitas terbaik sebuah produk diperoleh.

                Tidak kalah penting untuk diingat bahwasanya sebuah mutu dan kualitas produk supaya benar-benar sesuai keinginan konsumen haruslah wajib untuk dilakukan perbaikan-perbaikan dalam aspek manapun yang masih beerkaitan tentang pemrosesan produk. Sumber permasalahan bisa dirubah jika ada usulan. Usulan dalam kaizen (perbaikan) bentuknya sebagian besar bottom up, karena merekalah yang lebih tahu yang bersentuhan langsung, kemudian oleh manajer mereka akan direspon dengan cepat.

                Yang cukup menarik dalam Kaizen adalah  dimana semua warga perusahaan bertanggungjawab penuh atas mesin-mesin atau alat-alat kerja mereka, sampai-sampai liburpun menyempatkan masuk untuk membersihkan mesinya tadi. Rasa memiliki dan sikap kooperatif ini tidak akan munkin timbul jika perusahaan tidak mengerti serta menjamin kesejahteraannya. Penghargaan juga seperti menjadi sebuah kewajiban setiap tahunnya diberikan kepada orang, atau lembaga yang terbaik atas jasa pada perusahaan termasuk supliyer.

Catatan setelah para perusahaan menerapkan Kaizen kesadaran para buruh meningkat dan penghematan biaya mampu mencapai 30 - 50% serta meningkatnya keuntungan perusahaan cukup signifikan dari sebelum menggunakan Keizen.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar